World Hindu’s Leaders Coment

Dr Kusum Vyas (Living Planet Foundation)

Berdasarkan Weda kita harus menjaga Ekologi dan Lingkungan. Sri Rama dalam Ramayana juga mengajarkan untuk melindungi pohon, karena jika tidak semua ini akan musnah. Marilah kita jadikan Pura kita di Bali menjadi bersih sehingga menjadi cermin spiritual kita bahwa Bali menjaga lingkungan dengan baik.

Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa (Dharma Adyaksa PHDI)

Agama Hindu merupakan minoritas di Indonesia namun kita harus berbangga karena terlahir lebih dahulu dari agama yang lain, dan mayoritas harus menghargai dan melindungi minoritas. Kita bangga menjadi Hindu, dan kita harus meningkatkan kemampuan kita sebagai manusia yang terberkahi yang memiliki beberapa tugas yaitu untuk lahir, untuk belajar dan untuk mencapai pencerahan pribadi dan mencerahkan orang lain. Kita beruntung memiliki Swami, dan Guru-Guru Suci lainnya yang menjaga dan mendalami ajaran agama Hindu, terimakasih atas ide, pendapat, dan semangat yang telah diberikan kepada kita, dan kita harus bersama-sama saling menghargai dan bersatu.

Sister Meera Nagandanda (Brahma Kumaris)

Sedang terjadi ketidakharmonisan di alam semesta ini karena keresakahan umat manusia, persatuan sudah sangat ditinggalkan pada masa ini. Jika kita ingin hidup rukun bersama ada dua hal yang harus di kembangkankan antara lain saling menghormati dan saling menerima satu sama lain sehingga dapat meningkatkan kesadaran dalam diri kita. Sifat-sifat positif dari atma harus juga kita kembangkan seperti cinta kasih, kedamaian dan harmoni. Kita tidak memerlukan lagi kekuatan kekerasan seperti kemarahan untuk menegakan harmoni, di saat di dalam hati kita harmonis maka akan menimbulkan harmoni dalam kehidupan kita. Ini penting untuk memberikan kedamaian dan harmoni untuk kehidupan dunia.

Swami Gyantej (Art of Living)

Sekarang ini teknologi banyak sekali membantu kehidupan manusia di dunia ini, untuk itu maka perlu sebagai umat beragama memanfaatkan teknologi sehingga dapat menjembatani penyebaran nilai-nilai luhur dari agama.
Nilai-nilai kemanusiaan membuat kita menyatu (vasudewa kutumbakam), jika tidak ada kasih sayang maka kedamaian pun juga akan hilang, disaat kita semakin menekuni agama semakin kita akan mengerti makna kasih sayang yang akan memberikan kedamaian kepada diri sendiri, dan kepada orang lain.

I Gede Sudibya (Dewan Persatuan Ashram Bali)

Kita sedang menghadapi banyak masalah, krisis kemanusiaan, lingkungan dan pengerusakan ekologi, konflik masyarakat, keserakahan, dan konsumerisme. Hal ini terjadi akibat kehidupan tidak selaras dengan nilai-nilai weda, seperti pelayanan, harmonisasi, kebersamaan dan persaudaraan.

Ramesh Sastri

Ada sebuah jurang komunikasi antara pemeluk hindu di seluruh dunia, sehingga nilai-nilai hindu sulit berkembang, dan kami mengharapkan peran serta dan dukungan semua pihak untuk memajukan Hindu yang nantinya tertuang dalam Bali Charter.
Krisis kemanusiaan bisa terjadi karena beberapa hal diantaranya: kurangnya dasar beragama dan kehidupan sudah tidak sesuai dengan nilai-nilai Weda. Harus diadakan dialog antar umat beragama.

Ida Pedanda Istri Oka Sidemen (Live Member of World Hindu Federation)

Kata “Om” merepresentasikan kehidupan manusia yaitu lahir, hidup dan mati. Kita harus berbangga menjadi Hindu dan kami sangat mendukung di dirikannya organisasi Hindu Dunia di Bali.

H.H. Maharaj Jayapataka Swami (ISKON / Vice President WHF)

Kami sangat terinspirasi karena Hindu di Indonesia mengambil peran dalam menyatukan Hindu di seluruh Dunia sehingga timbul saling pengertian dan kordinasi antara Hindu di Seluruh Dunia.

D Veerendra Heggade Dharmadhikari (Sri Kshethra Dharmasthala)

Saya sangat berbahagia World Hindu Summit akan diadakan di Indonesia. Agama adalah potensi yang besar untuk menyatukan kita tanpa perbedaan kasta, ras, suku dan Negara. Sekarang ini sangat penting agama dapat menyatukan kehidupan di seluruh dunia dan hal ini sangat penting dibahas dalam World Hindu Summit, dan semoga para delegasi dapat memberikan pencerahan sehingga dapat membina kedamaian dan kebahagiaan di seluruh dunia

S.A Maa Krishna (Sri Matriniketan Ashram, Sri Aurobindo Centre)

Agama memiliki tiga karakteristik yang penting yaitu Pertama, bahwa roh dan tubuh adalah dua hal yang berbeda. Kedua, bahwa ada Tuhan di atas semua itu dan harus diusahakan pencapaiannya oleh setiap individu. Ketiga, bahwa dalam menghadapi kehidupan dunia ini, nilai-nilai agama diperlukan sebagai penuntun untuk memenuhi kebutuhan hidup.

H.H. Swami Sai Ravichandran (Founder World Feed Day Akshaya Sri Sai Dhyana Sabai)

Bali sangat kaya akan budaya Hindu yang sangat menekankan pada Guru Bhakti dan Guru Seva seperti yang diajarkan oleh Rsi Markandeya yang bertujuan untuk mendapatkkan Bakthi dan Mukthi (Pelayanan dan pencapaian spiritual). Philosofi Ramayana dan Mahabaratha juga sudah sangat mengakar di Bali, dan kami sangat mendukung berdirinya organisasi Hindu dunia di Bali

H.H. Mahayogi Swami Buddh Puri (Harisar Ashram Trust)

Hindu adalah representasi dari kebijaksanaan yang berakar pada Weda yang abadi. Semua agama di dunia secara langsung maupun tidak langsung juga bersumber dari sini. Ini adalah sebuah kebijaksanaan yang memberikan ruang kepada individu yang sedang melakukan pencarian spriritual. Tahap pertama dalam pencapaian realisasi ini adalah mengenali philosofi Satyam, Sivam, Sundaram (Kebenaran, Keabadian dan Keindahan) karena semua penderitaan bermula dari ketidaksadaran akan kebenaran ini. Hal ini tidak saja akan memberikan tujuan terhadap hidup kita tapi juga memberikan arahan untuk membentuk kehidupan yang harmoni dengan Tuhan, Alam dan segala isinya.
Pembentukan World Hindu Parisad di Bali sangat dibutuhkan pada jaman sekarang ini. Sudah saatnya orang Hindu bersatu dan menyebarluaskan keagungan spiritual kita

H.H. Sri Sri Ravi Shankar (Art of Living)

Teknologi sekarang ini merupakan jembatan yang menghubungkan masyarakat dari beraneka ragam budaya. Kita tidak lagi merupakan masyarakat yang terisolasi dalam dunia ini. Kita harus saling menghargai satu sama lain walaupun ada perbedaaan di dalamnya, sehingga dibutuhkan cinta kasih untuk menyatukan semua budaya.
Semua agama di dunia yang percaya akan Tuhan tidak akan melakukan tindakan kekerasan.
Di Bali sering terdengar ucapan Om Shanti, Shanti, Shanti, hal ini berarti kedamaian sangat signifikan di tekankan, kita memohon kedamaian dalam diri, masyarakat, dan seluruh dunia sehingga seluruh dunia bisa menjadi satu keluarga besar (vasudewa kutumbakam). Hindu Dharma sebagai bagian dari budaya yang tertua di Dunia adalah tanggung jawab kita untuk menyebarkan pesan-pesan nilai Hindu keseluruh dunia.

H.H. Swami Paramatmananda Saraswati (Arsha Vidya Pitham)

Waktu kita sangat sedikit untuk bertemu dan membahas issue-isue penting dalam summit ini sehingga kita harus fokus agar Bali Charter memiliki spirit nilai-nilai Hindu yang bisa menjadi pedoman kita dalam memajukan Hindu Dunia

Sister Janaki (Brahma Kumaris)

Kita harus memulai dari diri sendiri sehingga dapat menginspirasi orang lain. Bali adalah tempat yang ideal untuk mengadakan pertemuan Hindu Dunia.

Shantidoot Amrender Muniji (Arhum Yoga)

Di Bali semua hidup damai dan harmoni dalam atmosfer cinta kasih. Ini adalah dasar dari spiritual yang sejati yang mencerminkan nilai-nilai Hindu Dharma. Saat memilikirkan Bali hati saya dipenuhi dengan kebahagiaan, dan Bali yang sejati adalah lautan dari Cinta Kasih, Persatuan dan Kebahagiaan, saya memberkati seluruh rakyat Bali.
Kita harus bergandengan tangan bukan hanya dengan Agama Hindu tapi juga dengan keimanan yang lain dalam persatuan Dharma. Marilah kita dirikan World Hindu Parisad di Bali tanpa harus meniadakan toleransi dan penghormatan kepada keimanan yang lain.

H.H. Swami Vighyananda (Viswha Hindu Parisad)

Untuk membangun Organisasi Hindu adalah hal yang mudah, tapi kesulitannya ada pada bagaimana menjalankan aktifitasnya supaya berkelanjutan. Beberapa kelemahan kita adalah rendahnya pengertian bahwa Hindu itu adalah Kepercayaan sekaligus peradaban, jalan hidup dan spiritual.

H.H. Dewanata Acharya Swamiji (ISKON)

Saya sangat mendukung di Bali didirikan Hindu Centre. Ini adalah awal dari mewujudkan harmoni dan kedamaian. Saya berharap kedepannya ada institusi pendidikan seperti Gurukula yang mengajarkan Sanskrit, Sosiologi Hindu, Kebudayaan dan Spiritual dengan proporsi yang seimbang.
Bali memiliki kekuatan spiritual yang baik, sehingga masyarakat Bali harus mengerti bagaimana menjaga dan membangun energy spiritual ini.

Ida Pedanda Putra Telabah

Bali adalah pemberhentian spiritual dari seluruh Dunia. Saya sangat mendukung pendirian organisasi Hindu Dunia di Bali.

Online Registration

online

News

Photo Gallery

Workshop-AS-6 H.H-Swami-Sai-Ravichandran Ida-Pedanda-Putra-Telabah Ida-Pedanda-Sebali-T.Arimbawa Ida-Sri-Bhagawan-Satyananda-Saraswati Sister-Meera-Nagandanda dsc_0098 dsc_0072

Link