Pesta Kesenian Bali

Pesta Kesenian Bali (PKB)

Dikutip dalam Sejarah Pesta Kesenian Bali, PKB yang rutin diadakan setiap tahun sekali, diadakan pertama kali pada tahun 1979 dan Almarhum Bapak Prof. Dr. Ida Bagus Mantra sebagai penggagas awal pergelaran acara ini.

Dijelaskan PKB ini adalah sebagai media dan sarana untuk menggali dan melestarikan seni budaya serta meningkatkan kesejahteraan. Penggalian dan pelestarian seni budaya meliputi filosofi, nilai-nilai luhur dan universal, konsep-konsep dasar, warisan budaya baik benda atau bukan benda yang bernilai sejarah tinggi, ilmu pengetahuan dan seni sebagai representasi peradaban serta pengembangan kesenian melalui kreasi, inovasi, adaptasi budaya dengan harapan agar tetap hidup dan ajeg berkelanjutan dalam konteks perubahan waktu dan jaman serta dalam lingkungan yang selalu berubah.

Ditambahkan pula, tujuan dari penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) ini adalah untuk menampung hasil karya cipta, seni dan aspirasi berkesenian baik kesenian hasil rekonstruksi, seni hasil inovasi, atraksi kesenian serta apresiasi seni dan budaya masyarakat Bali khususnya.

TEMA PESTA KESENIAN BALI TAHUN , 2011-2015

Pesta Kesenian Bali XXXII tahun 2012 adalah PKB yang terakhir memiliki tema pokok Menawa ke Madawa dan sub Tema Sudamala. Pesta Kesenian bali ini merupakan kegiatan kesenian yang berskala besar ( lokal, Nasional dan Internasional), sehingga tema setiap tahun berlandaskan azas kontinuitas, teks dan kontekstual. Tema pokok ( payung) Pesta Kesenian Bali tahun 2011 sampai dengan 2015 adalah Segara Giri ” Menapak Jejak Kehidupan” dengan sub Tema :

PKB XXXIII tahun 2011  : Desa Kala Patra ( Adaptisi Diri Dalam Multikultur )
PKB XXXIV tahun 2012 : Paras-Paros ( Dinamika Dalam Kebersamaan )
PKB XXXV tahun 2013  : Taksu ( Membangkitkan Kreativitas dan jati diri )
PKB XXXVI tahun 2014 : Krtamase ( Keajegan Rasa Menuju Ketertiban Semesta )
PKB XXXVII tahun 2015 : Jagadita : ( Mengokohkan Kesejahteraan Masyarakat )

Tema Pesta Kesenian Bali ini merupakan masukan dan pengkajian dari berbagai komponen masyarakat, seniman, budayawan, akadenisi, Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Bali, tim Pengawas Pesta Kesenian Bali, Komponen generasi muda yang kritis. Dari semua komponentersebut dapat dirumuskan bahwa Pesta Kesenian Bali ( PKB) sebagai kebanggaan lokal, nasional dan dunia merupakan suatu kreativitas dan representasi keunikan keunikan budaya serta keagungan peradaban.Tantangan dalam pengembangan  Pesta Kesenian Bali sebagai Festival eni Internasional serta mempososikan PKB sebagai pengokoh jatidiri dan pembentukan karakter bangsa. Sementara itu, profanisasi dan instanisasi kreasi, serta ideologi pasar dan komodifikasi, partisipasi beberapa Kabupaten/Kota sudah mulai menurun, termasuk tekanan hegemoni premanisme dan konflik kepentingan, serta aneka paradoks di tengah pelaksanaan Pesta Kesenian  Bali dan lain sebagainnya.

Tema-tema Pesta Kesenian bali yang sarat makna filosofis sering menimbulkan kesulitan dikalangan para seniman untuk mengapresiasikan dalam bentuk garapan seni. Kenyataan ini tentunya sebagai suatu pertanda bahwa tema-tema tersebut perlu lebih disederhanakan namun tanpa harus kehilangan maknanya. Sehingga dengan demikian adanya indikasi yang menyatakan bahwa semakin menurunnya hasil-hasil karya seni yang mampu mengekpresikan nilai-nilai satyam, siwam dan sundaram ( kebenaran, kesucian dan keindahan ) itu dapat dihindari sampai kemudian menjadi karya-karya seni yang berkwalitas, profesional dan inovatif.

PKB disamping memilki makna filosofis juga konotasi kata-katanya mudah dipahami, memiliki nilau jual, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam Pesta Kesenian bali. Sehingga tetap dirancang dalam alur visi yang merefleksikan kontinuitas kekokohan teks, dan relevansi konteks, sera keseimbangan lokalitas dan universalitas, keseimbangan budaya, agama dan sain. Sehinga misi PKB sebagai wadah pengkajian, penggalian, pelestarian pengembangan menuntut mutu penanganan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Tema-tema tahun ini masing-masing tidak berdiri sendiri, melainkan ada dalam satu kesatuan yang saling mendukung dalam satu payung sentral

Registrasi Online

online

Kategori Berita

Photo Gallery

Shantidoot-Amrender-Muniji-Arhum-Yoga IB-Putu-Sukarta Chairman-of-Working-Committee-Prof.Dr_.-dr.-I-Made-Bakta-Sp.PD-KHOM besakih-4 perpustakaan swami_vigyanand

Komentar

Selamat Datang di Website World Hindu Parisad