World Hindu Summit 2012

Hindu adalah untaian keanekaragaman dinamis yang demikian luasnya, permadani warna-warni yang dirajut dari berbagai keimanan, yang menjadikan pemeluk keimanan menjadi lebih memahami keyakinannya. Hinduisme akan menyerap dan membaur dengan kebudayaan di mana Hinduisme itu berkembang, serta Hinduisme menghargai ambang batas kesadaran setiap individu sehingga hal ini menjadikan terbentuknya berbagai jalan menuju Ketuhanan, sehingga boleh dikatakan di dalam Hinduisme sangat menganjurkan pembelajaran bagi para pemeluknya.

Bertitik tolak dari dasar pengertian di atas, maka keberadaan sebuah Organisasi Hindu Internasional yang menjadi payung, menaungi dan mengkordinir serta mensinergikan aktivitas spiritual dan pelayanan dari organisasi Hindu di seluruh dunia sangat diperlukan. Salah satu Organisasi Hindu Dunia yaitu  World Hindu Federation yang berpusat di Nepal yang salah satu Vice Presidentnya berasal dari Bali yaitu Alm. Ida Pedanda Gede Oka Punia Atmaja. Terjadinya perubahan dalam  sistem pemerintahan di Nepal sehingga mengakibatkan  organisasi ini menjadi tidak begitu banyak dan melemah dan tidak bisa lagi melaksanakan fungsi pokoknya dengan baik.

Hal ini dibicarakan dalam Mahasabha PHDI  X di Bali, 23-26 Oktober 2011 dan pendirian sebuah Organisasi Hindu Dunia akhirnya menjadi salah satu dari keputusan dari mahasabha tersebut.

Untuk menindaklanjuti amanat Mahasabha X PHDI, Dharma Adyaksa PHDI, Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa bersama Ir. I Made Amir Karang berangkat ke India untuk menemui Vice President dari World Hindu Federation yaitu Maharaj Jayapataka Swami, dan hasil dari pertemuan adalah Maharaj Jayapataka Swami merestui untuk melanjutkan Visi dan Misi dari World Hindu Federation.

Dengan berbekal restu tersebut dibentuklah team pelaksana yang melakukan diskusi intensif yang terdiri dari Empat Pilar (Catus Pat) yaitu Dewan Persatuan Ashram Bali, PHDI, Forum Rektor Bali dan Pemerintah, baik Pemprov maupun Pemkab se Bali sehingga akhirnya disepakati dilaksanakannya  sebuah  pertemuan tokoh Hindu Dunia tahun 2012 (World Hindu Summit 2012). Pertemuan tersebut dirasakan paling tepat dilaksanakan di Pulau Bali, sebagai pulau yang dikenal dengan The Island of Gods dengan motto “ Build Harmony to the World, from The Island of Gods, Bali Indonesia”.

Pada tanggal 9-12 Juni 2012 atas berkat dari Tuhan Yang Maha Esa, World Hindu Summit 2012 di Bali  telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Pertemuan Tokoh Hindu Dunia ini dihadiri oleh perwakilan Hindu dari negara-negara lain (National Chapter), Perwakilan dari organisasi spiritual Hindu dan para tokoh Hindu lainnya

Pertemuan ini  menghasilkan Piagam Bali (Bali Charter) yang berisikan kesepakatan  menyebarluaskan nilai-nilai Hindu untuk harmonisasi dan perdamaian dunia, semangat saling menghormati dalam kesejajaran antara para pemeluk agama dan pembentukan World Hindu Parisad sebagai wadah pemersatu Hindu dalam mengorganisir aktivitas spiritual dan pelayanan, serta untuk menjalankan aktivitas ini juga di Bentuk World Hindu Centre sebagai badan pelaksana (Implementary Organ) dari World Hindu Parisad.

Untuk merealisasikan cita-cita luhur yang diamanatkan dalam Bali Charter,  dibentuklah sebuah Working Committee yang di dalamnya terdiri dari Board of Advisor (Badan Penasihat) dan dan Executive Committee (Badan Pelaksana), dimana Board of Advisor (Badan Penasihat) di Ketuai oleh Ida Pedanda Gde Ketut Sebali Tianyar Arimbawa, dengan Executive Secretary  Ida Pedanda Putra Telabah  serta beranggotakan para sulinggih, orang-orang suci dari India, tokoh-tokoh Hindu, perwakilan dari pemerintah, baik dari eksekutif maupun legislatif, MUDP, WHDI dan lain-lain.

Sedangkan dalam working Committee (Badan Pelaksana) diketuai oleh Prof. Dr. dr. I Made Bakta dengan wakil ketua Dr. I Gde Made Sadguna, S.E, MBA yang membawahi 8 Sub Komite yang beranggotakan individu yang concern akan perkembangan masyarakat Hindu.

Beberapa hal yang telah dan sedang dikerjakan oleh Working Committee

Memperjuangkan dukungan pemerintah baik eksekutif maupun legislatif untuk pembiayaan World Hindu Summit 2013 dan World Hindu Wisdom Meet 2013 serta lahan tempat pendirian dan biaya pembangunan dari World Hindu Centre sebagai simbol dari persatuan dan kebangkitan Hindu.

Beberapa kegiatan jangka pendek maupun jangka panjang untuk pemberdayaan masyarakat seperti seminar pemikiran Amartya Sen mengenai ekonomi kerakyatan, menyambut kedatangan muhibah dari kapal India sebagai tonggak pembuka jalan kerjasama antara kedua negara, Workshop Giri Pranams Satsang untuk pemberdayaan generasi muda terutama diusia sekolah baik SD maupun SMP, mendukung Bali Sanggham, kedatangan awak dan pimpinan kapal India INS Sudharshini sebagai tonggak pembuka jalan kerjasama antara kedua negara.  Sejumlah aktivis Working Committee WHP/WHC juga ikut dalam penggalian dana Peduli Lampung melalui Konser Amal, terus menggulirkan penggalian dana yang bertajuk kampanye mulai dari Rp. 1.000 untuk pembangunan Gedung Pusat Hindu dunia.

World Hindu Parisad dan World Hindu Centre

Pembentukan organisasi dunia di Bali ini adalah sebuah berkah bagi kita, ini membuktikan bahwa Bali  dan Hindu Nusantara diakui eksistensinya oleh masyarakat Hindu Dunia dan memiliki kapasitas untuk membangun organisasi ini. Momen ini sekaligus bisa kita gunakan untuk bersatu dan meningkatkan sumber daya kita. Selain itu pendirian organisasi ini di Bali memiliki (Leverage Capacity) yaitu akan meningkatkan status politis serta akan membantu pemberdayaan ekonomi kita, selain itu ada (Protective Capacity) yang akan kita dapatkan, walaupun kita minoritas dalam lautan keimanan lain di Indonesia, akan tetapi kita memiliki jaringan dengan saudara kita di luar negeri, sesuatu hal yang sangat kita butuhkan untuk mempertahankan keajegan (sustainability) Hindu di Bali khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

World Hindu Parisad nantinya akan beranggotakan seluruh organisasi Hindu dunia  serta Dharma Guru (orang-orang suci), dan tokoh-tokoh Hindu.  Orang-orang yang memiliki kontribusi dalam perkembangan Hindu akan menjadi anggota kehormatan di lembaga ini.

World Hindu Parisad akan mengadakan Summit setiap 5 (Lima) tahun untuk menentukan kebijakan umum WHP dan semua kebijakan ini akan dijabarkan (Break down) dalam World Hindu Wisdom Meet yang diadakan oleh World Hindu Centre yaitu badan pelaksana dari World Hindu Parisad sehingga terbentuklah rencana kerja yang nyata yang bisa dinikmati oleh masyarakat Hindu Dunia.

Sesuai dengan Amanat Bali Charter, World Hindu Centre adalah badan pelaksana dari World Hindu Parisad, dengan tugas pokok:

  1. Melakukan pengkajian semua aspek agama Hindu di  dunia
  2. Menyelenggarakan World Hindu Wisdom Meet setiap tahun di Bali

Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh umat Hindu dan masyarakat luas untuk bersama-sama mendukung World Hindu Parisad dan World Hindu Centre karena hal ini adalah simbol persatuan Umat Hindu Dunia dan melalui wadah ini kita akan mengadakan pembinaan, baik keluar maupun kedalam

Jadi sekali lagi kami tekankan, World Hindu Summit  2012 yang menghasilkan Piagam Bali yang mengamanatkan pendirian World Hindu Parisad dan World Hindu Centre bukan merupakan gagasan dan milik seseorang maupun sekelompok orang, akan tetapi milik semua masyarakat Hindu.

Sebagai akhir kata semoga niat luhur ini didukung oleh semua pihak, saran dan masukan sangat kami harapkan demi kelancaran pembentukan organisasi ini. Mari kita satukan itikad baik, tekad, semangat serta visi dan misi kita dalam organisasi ini untuk menciptakan keharmonisan, kedamaian dan kesejahteraan umat Hindu Dunia (*).

Registrasi Online

online

Kategori Berita

Photo Gallery

Workshop-AS-6 Sri-Sri-Ravi-Sankar WHS-sudikerta Foto-1-Jelang-WHS-2013-Working-Committee-Gelar Konser-amal-11 Bali-Chapter1

Komentar

Selamat Datang di Website World Hindu Parisad