Hasil Hari Pertama

Hari Pertama, 9 Juni 2012

Risalah Pertemuan

  1. Ketua Dewan Pengarah Panitia World Hindu Summit Prof. I Made Bakta dalam sambutannya menyatakan dua tujuan dari World Hindu Summit antara lain:

1.1.    Mempersiapkan dan penandatanganan Piagam Bali (Bali Charter), yang isinya adalah nilai-nilai kedamaian dan harmoni berdasarkan nilai-nilai Dharma yaitu Satyam (Kebenaran), Sivam (Kebijaksanaan) dan Sundaram (Keindahan). Hal ini akan diselaraskan dengan kearifan lokal Bali Tri Hita Karana yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. Sehingga pada Piagam Bali (Bali Charter) akan diikuti oleh terbitnya Pesan dari Bali yang berisi Kehidupan yang berdasarkan atas nilai-nilai spiritual, Pembangunan dalam bidang Kemanusiaan dan Kesejahteraan dan Pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

1.2.    Untuk membentuk organisasi Hindu yang independen sebagai organisasi payung semua organisasi Hindu dunia dengan prinsip pelayanan untuk menghadapi tantangan global Hindu dunia dimasa yang akan datang.

2.  Ketua Dewan Pengarah World Hindu Summit menekankan untuk saling menghormati dan saling menerima untuk membangun perdamaian dan harmoni.

3.  Pembicara yang memberikan sambutannya adalah : H.H. Swami Vighyanand, H.H. Kawicandra Maharaj Swami, H.H. Ida Pedanda Putra Telabah, H.H. Guru Amrender Muniji Maharaj, H.H. Yogi Devaraj, H.H. Swami Paramatmananda Saraswati, H.H. Simhesvara Dasa, H.H. Varadan Chandra, H.H. Swami Sai Ravichandran, ringkasan pesan-pesannya adalah sebagai berikut :

3.1.    Pembentukan organisasi bukan saja berisi deklarasi di atas kertas akan tetapi membutuhkan :  Komitmen yang berkelanjutan, Usaha yang kuat dan Sumber daya yang mencukupi.

3.2.    Masyarakat Hindu bisa bertahan ribuan tahun dan mampu menghadapi tantangan dari waktu ke waktu, di seluruh dunia pemeluk Hindu ada 1 milyar, kemampuan bertahan ini karena kekuatan Tuhan dan pada waktu yang sama pemeluk Hindu juga  memiliki tanggung jawab untuk membawa kepercayaan dan nilai-nilainya kepada generasi yang akan datang.

3.3.    Sejarah pertumbuhan kebudayaan Bali menggambarkan hubungan yang sangat erat antara nilai-nilai Dharma dalam Hindu dan kebudayaan lokal masyarakat.

3.4.    Makna kata Hindu berarti jauh dari menyakiti (Ahimsa), orang yang melaksanakan hal ini secara alami adalah orang Hindu.

3.5.    Inti dari ajaran Dharma adalah kesadaran yang benar akan diri dan persatuan. Melalui World Hindu Summit yang diadakan di Bali haruslah mengarahkan pandangan dunia terhadap nilai-nilai  dharma sehingga dalam kehidupan dikembangkan saling menerima dan toleransi, sehingga tujuan dharma yaitu membangun kesehatan, kebahagian dan harmoni dapat terwujud.

3.6.    Bali adalah pulau Hindu yang masih mempertahankan secara aktif menerapkan prinsip Hindu dalam semua aspek kehidupan kesehariannya. Sehingga Hindu dunia harus mendukung Hindu Bali sebagai inspirasi bagi dunia dalam nilai-nilai dan kebudayaannya.

3.7.    Mendukung gagasan untuk menyatukan Hindu di seluruh dunia dalam sebuah wadah konfederasi yang independen dan mengharapkan Bali memegang peranan penting dalam pembangunan kerjasama antara organisasi Hindu internasional.

3.8.    Vaisudaiva Kutumbakam, kita semua adalah bersaudara,  haruslah menjadi bagian dalam Piagam Bali (Bali Charter).

World Hindu Summit

Hari Pertama, 9 Juni 2012

Pimpinan Sidang

Ketua                :               Ks. Arsana, S.Psi

Wakil Ketua        :               Dr. Kusum Vyas

Sekretaris           :               Padmini Raina

Anggota              :               Drs. R. Gopala Krishna, S.H, MBA

Anggota              :               Varadan Chandra

Registrasi Online

online

Kategori Berita

Photo Gallery

Dr-Kusum-Vyas Shantidoot-Amrender-Muniji-Arhum-Yoga Ubud-Cok-Ace sudikerta-2 Ida-Pedanda-Istri-Oka-Sidemen World-Hindu-Summit.ok_

Komentar

Selamat Datang di Website World Hindu Parisad